Selamat Datang Di Portal Resmi Kabupaten Aceh Besar

Kadisdikbud Lantik Pengurus MKKS

Kategori : Kabar Dinas Kamis, 06 September 2018 - Oleh mediacenter

Aceh Besar, Media Center -- Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Besar Dr. Silahuddin, M.Ag melantik pengurus MKKS Aceh Besar pada hari Kamis 6 September 2018 di Aula SMA Modal Bangsa. Mukhtar, S.Pd Selaku Kepala SMPN 1 Sukamakmur dilantik sebagai Ketua MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah) bersama para pengurus untuk masa bakti 2018-2021. Dalam sambutannya Mukhtar menjelaskan bahwa MKKS adalah komunitas para kepala sekolah yang secara kolektif bekerja sama untuk membangun kemajuan pendidikan Aceh Besar. Pengurus MKKS melekat pada jabatan kepala sekolah, sehingga program kerja MKKS seiring dengan visi dan misi dinas pendidikan dan kebudayaan Aceh Besar "ditangan kita lah nasib pendidikan Aceh Besar agar lebih baik dan lebih maju dimasa mendatang" ungkap Mukhtar. Dr. Silahuddin, M.Ag untuk pertama kalinya dihadapan Para Kepala SD dan SMP se-Aceh Besar sejak dilantik beberapa hari yang lalu sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, sehingga krgiatan pelantikan pengurus MKKS juga sebagai ajang silaturahim bersama kepala dinas yang baru. Dalam sambutannya Kadis mengajak agar mengembalikan pendidikan ini menjadi milik kita semua, milik masyarakat dan memajukannya harus bersama-sama. "Saya akan upayakan setiap hari untuk melihat langsung proses pendidikan di sekolah dan melihat dimana kekurangan untuk kita fasilitasi" Ungkap Kadis Pendidikan dan Kebudayaan. Kadis juga meminta agar selain Pengurus MKKS SMP yang baru saja dilantik, kita juga harus membentuk Pengurus K3S tingkat Sekolah Dasar agar dapat saling koordinasi untuk memajukan pendidikan Aceh Besar bersinergi. Selain itu ada 3 hal penting yang menjadi perhatian kita saat ini yaitu Peningkatan pelayanan pendidikan, Peningkatan kapasitas pengawas, dan Peningkatan Kapasitas Kepala Sekolah. Semua ini menjadi modal dasar untuk memajukan tatanan pendidikan. " tidak boleh ada lagi guru yang meneteskan air mata karena dipersulit oleh Kepala Sekolah, kecuali guru yang mendhalimi dirinya karena tidak menjalankan kewajiban " Tegas Dr. Silahuddin. (MC. Aceh Besar)