Selamat Datang Di Portal Resmi Kabupaten Aceh Besar

Pemkab Aceh Besar Launching Desa SadarJaminan Ketenagakerjaan

Kategori : Sosial Budaya Jumat, 11 Agustus 2017 - Oleh admin

Aceh Besar, Media Center - Bupati Aceh Besar, Mawardi Ali, me-launching Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Kabupaten Aceh Besar, di Aula ISBI Aceh, Kota Jantho, Kamis (10/8/2017).

Kegiatan yang dilaksanakan oleh BPJS Ketenagakerjaan bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Besar, unsur Forkopimda Aceh Besar, Para Staf Ahli dan asisten Setdakab, Kepala Divisi Pertugasan BPJS, Kakanwil BPJSTK Sumbagut, seluruh kakacab BPJS Se-Aceh, Camat Lhoknga, Perangkat serta masyarakat gampong Lamgaboh.

Bupati Aceh Besar Mawardi Ali dalam sambutannya mengatakan, atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Besar mengucapkan terima kasih dan apresiasi karena Aceh Besar dipercaya dan dipilih sebagai salah satu desa sadar jaminan sosial. “Program ini menjadi sebuah motivasi dan semangat baru untuk masyarakat Aceh Besar khususnya. 

Gampong Lamgaboh, salah satu desa di Kabupaten Aceh Besar, mendapat kepercayaan sebagai salah satu desa percontohan Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

Pemerintah Kabupaten Aceh Besar sangat mendukung penerapan program jaminan sosial ketenagakerjaan ini. Saat ini, pemerintah telah mendaftarkan tenaga honorer dan aparatur gampong di Kabupaten Aceh Besar dalam kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan,” tuturnya.

Dikatakan bahwa sosialisasi program ini penting untuk terus dilakukan karena mengingat kurangnya pemahaman masyarakat mengenai BPJS Ketenagakerjaan, di mana, selama ini banyak masyarakat yang menganggap bahwa peserta BPJS Ketenagakerjaan tersebut merupakan dari kalangan pekerja formal. Namun sebenarnya, berdasarkan UU No 24 Tahun 2011 BPJS Ketenagakerjaan adalah Badan Hukum Publik yang  ditunjuk oleh  Pemerintah untuk memberikan perlindungan social ketenagakerjaan kepada pekerja formal  dan pekerja informal.

“Dengan dilaksanakannya kegiatan launching Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dari wilayah paling barat Indonesia ini dapat memberikan dampak luas dan menjadi contoh bagi masyarakat terutama yang berada di wilayah perdesaan, khususnya di Kabupaten Aceh Besar dan Indonesia secara umumnya, agar lebih memahami betapa pentingnya perlindungan sosial ketenagakerjaan dalam melakukan kegiatan sehari-hari,” papar Bupati Aceh Besar.

Sementara, Kepala Divisi Perluasan BPJS Ketenagakerjaan, Chotta Sembiring mengatakan, launching Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang dilaksanakan hari ini merupakan launching perdana, dan pihaknya memilih Desa Lamgaboh, Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar, sebagai Desa Percontohan Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

Selanjutnya, launching kedua akan dilakukan di Kota Solo, dan ketiga di Raja Ampat, Provinsi Papua. Kemudian Desa-desa ini nantinya akan diundang Ke Jakarta dan diperlombakan.

“Program ini lebih difokuskan pada sektor pedesaan dikarenakan sekitar 60 persen warga Indonesia secara administrative merupakan penduduk desa. Resiko kecelakaaan kerja warga gampong Iebih tinggi dari pada di sector industri, karena sangat tergantung dengan lingkungan alamnya. Oleh Karena itu warga gampong sangat memerlukan jaminan social ketenagakerjaan, hal ini sesuai dengan Nawa Cita Presiden Jokowi pada poin 3, yakni membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah dan desa dalam kerangka Negara dan Kesatuan, serta poin 5, meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan program 'Indonesia Kerja' dan 'Indonesia Sejahtera' dengan mendorong landreform serta Jaminan Sosial untuk seluruh rakyat di Tahun 2019),” tambahnya.

Launching program ini diawali dengan penyerahan plang Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dari Divisi Pertugasan BPJS Ketenagakerjaan Cotta Sembiring  kepada camat kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar. Sedangkan Bupati Aceh Besar juga menyerahkan secara simbolis kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan kepada tiga orang peserta.(Mc.Abes)