Selamat Datang Di Portal Resmi Kabupaten Aceh Besar

Waled Husaini Buka Lomba Baca Kitab Kuning Tingkat Provinsi Aceh

Kategori : Keagamaan Selasa, 11 September 2018 - Oleh mediacenter

Aceh Besar, Media Center -- Wakil Bupati Aceh Besar Husaini A. Wahab membuka lomba baca kitab kuning tingkat Provinsi Aceh yang dilaksanakan oleh Fraksi PKS DPR RI di Dayah Nurul Fikri Desa Lhang Darul Imarah Aceh Besar, 11 September 2018.

Waled Husaini, mengucapkan terima kasih kepada PKS yang telah mengajak belajar bahasa Arab kepada generasi muda melalui lomba baca kitab kuning. Belajar bahasa arab juga penting belajar nahu, sharaf, balaghah dll.

"Jangan malas belajar dan terus berjuang dan berjihad demi Ridha Allah melalui belajar Islam dan mengajarkan " harap Wakil Bupati kepada para Peserta lomba seraya mengucapkan Basmalah, membuka secara resmi lomba baca kitab kuning penyisihan tingkat provinsi yang digelar oleh Fraksi PKS DPR RI.

Tgk. Sirajuddin Saman, MA selaku pemberi tausiah mengapresiasi kegiatan lomba kitab kuning dan mendorong budaya baca dan lomba agar bisa dilakukan se-Aceh yang lebih luas.

Sejalan dari itupula, jangankan kitab kuning, al Qur'an saja masih banyak yang belum bisa lancar membaca.

"Wajah kita tercoreng karena ada calon-calon legislatif yang tidak mampu membaca Al Qur'an, sehingga ini menjadi renungan untuk kita benahi generasi-generasi berikutnya. Kita sangat mendukung Pemerintah Aceh Besar yang dipimpin Mawardi-Waled Husaini yang terus melakukan program-program untuk mendorong hafidz Al-Qur'an ". Ungkap Tgk. Siraj.

Agenda penyisihan lomba ini dihadiri para pengurus DPW Aceh dan DPD PKS Kota B. Aceh dan A. Besar, pimpinan tokoh masyarakat setempat dan santriwan-santriwati Dayah Nurul Fikri yang merupakan notabe peserta lomba baca kitab Kuning Fathul Mu'in dibabak penyisihan tingkat Provinsi Aceh.

Ust. Mahyar selaku Panitia Pelaksana menyampaikan bahwa ini pelaksanaan yang ke-3, Lomba perdana utusan Aceh merebut Juara 1 Nasional, sedangkan Tahun lalu 2017 turun diperingkat 2 Nasional. Namun berharap tidak mendapatkan juara 3 tapi harus merebut kembali peringkat 1 Nasional tahun ini (2018).

(MC. Aceh Besar)