Selamat Datang Di Portal Resmi Kabupaten Aceh Besar

Waled Harapkan Petani Serius Menanam Jagung Hibrida

Kategori : Pemerintahan Rabu, 10 Oktober 2018 - Oleh mediacenter

Aceh Besar, Media Center – Wakil Bupati Aceh Besar bersama Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Provinsi Aceh melakukan penanaman perdana jagung hibrida di Desa Meunasah Teunong Kemukiman Lamkabeu, Kecamatan Seulimum, Selasa (9/10).

Wakil Bupati mengharapkan agar para petani di Desa Meunasah Teunong dengan sungguh-sungguh melaksanakan penanaman jagung ini. Menurutnya sekeras apapun usaha pemerintah untuk mendongkrak ekonomi dan pertanian jika tanpa dibarengi keseriusan petani tidak akan membuahkan hasil yang maksimal.

“Mudah-mudahan petani di sini menanam jagung hibrida ini dengan sungguh-sungguh sehingga nanti akan membuahkan hasil panen yang bagus”. Katanya
Tahun ini Aceh Besar melakukan pengembangan penanaman jagung bantuan pemerintah pusat yang disalurkan melalui pemerintah Aceh seluas 2.645 hektar yang tersebar dibeberapa daerah di Kabupaten Aceh Besar meliputi Kecamatan Pulo Aceh, Lhoong, Lembah Seulawah, Seulimum, Kota Jantho, Cot Glie, Darussalam, Kuta Baro, Darul Imarah dan Masjid Raya.

Selain itu Wakil Bupati juga mengajak para petani di Kemikman Lamkabeu untuk tidak lagi menanam ganja. “saya mengajak seluruh petani di kemukiman ini khususnya di desa ini untuk beralih menanam jagung. Mari menanam tanaman yang halalan thayibah yang telah di rencanakan pemerintah”. Ungkap Waled.

Waled juga berpesan kepada para petani agar memberitahukan kendala-kendala yang dihadapi dilapangan. “silahkan beritahukan apa kendala yang masyarakat hadapi, mudah-mudahan pemerintah Aceh Besar bisa memberikan solusi yang baik kepada masyarakat petani”. Sambungya.

Sedangkan kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh A Hanan SP MM mengatakan mudah-mudahan gerakan menanam jagung hibrida ini dapat memotivasi semangat para kelompok tani untuk bercocok tanam. “saya harap masyarakat di sini termotivasi untuk menanam jagung guna memenuhi kebutuhan pangan bagi rakyat”. Ujarnya
Hanan juga menegaskan bahwa Aceh patut bersyukur karena produksi jagung di Aceh terus mengalami peningkatan. Berdasrkan data tahun 2017 produksi jagung di Aceh mencapai 387. 470 ton pipilan kering, meningkat dari tahun sebelumnya 2016 produksi jagung Aceh 316.440 ton, meningkat sekitar 22,37 persen.

“ini patut kita syukuri dan mudah-mudahn tahun ini kembali meningkat, kita akan upayakan bahwa tahun produksi kita mencapai 412. 925 ton pipilan kering dengan target luas tanam sebsar 90.556 hektar”. Pungkas Hanan.

(MC. Aceh Besar)