Selamat Datang Di Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Aceh Besar

Jalan Blang Bintang Krueng Raya Diduga Memiliki Spot Medan Magnetik.

Kategori : Pemerintahan Minggu, 05 Januari 2020 - Oleh mc

Media Center, Aceh Besar - Bupati Aceh Besar, meninjau lokasi yang diduga ,mengandung daya nagnet di Jalan Bukit Radar Balng Bintang, Minggu 5 Januari 2019, lokasi ini seperti Jabal Magnet di Arab Saudi yang merupakan salah satu tempat yang menarik untuk dikunjungi jamaah haji.

"Jangan ditanya mengenai kemisteriusan lokasi ini, banyak teori dan hipotesa tentang bukit ini," Ujar Mawardi

Menurut Mawardi Ali,  di jalan lintas Blang Bintang Menuju Krueng Raya diduga memiliki tempat serupa dengan Jabal magnet di Arab Saudi. Di mana, jalan yang nampaknya menanjak, bisa membuat kendaraan tetap melaju, kendati mesin dimatikan. Atau bila kendaraan di putar balik, kendaraan akan berjalan mundur.

Bupati Aceh Besar berdasarkan informasi yang didapatkan dari salah satu wartawan di Aceh mendatangi langsung lokasi yang di duga memiliki medan magnet. Tanpa Menunggu lama dengan menggunakan Mobil Dinas Bupati mencoba untuk mematikan mesin mobil dan persneling pada posisi Free dan mobil langsun tertarik ke posisi mundur dengan kondisi jalan mundur sedikit menanjak.

"kondisi ini harus kita tes terlebih dahulu sudut Elevasinya, bila kita lihat secara kasat mata Posisi jalananya lebih mendaki dan sudah dicoba langsung dengan Mobil Bupati sendiri", Papar Mawardi.

"Kemudian Perlu dilakukan penelitian medan magnit tersebut sumbernya dimana dan perlu dibuktikan secara ilmiah", tambahnya

Menanggapi pertanyaan dari wartawan, Mawardi Ali juga menyampaikan bahwa kedepannya akan mendatangkan tenaga ahli untuk membuktikan secara ilmiah jalanan yang melintasi Blang Bintang - Krueng Raya ini memiliki Medan Magnet.

"Untuk membuktikan kandungan Medan Magnet ini kita akan mendatangkan ahlinya, dan bila lokasi ini terbukti secara ilmiah memiliki kandungan medan magnet yang mampu akan kita kembangkan sebagai destinasi wisata dan sebagai tempat penelitian", Tutup Mawardi Ali.

 

Media center Aceh Besar