Selamat Datang Di Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Aceh Besar

Hadiri Pelantikan Imum Mukim Lamgarot, Bupati: Mukim Harus Mampu Selesaikan Sengketa Adat

Kategori : Umum Senin, 16 Maret 2020 - Oleh mc

Aceh Besar, Media Center--H.Hasanuddin resmi menjabat sebagai Imum Mukim Lamgarot Ingin Jaya periode 2020-2025 menggantikan imum mukim periode sebelumnya Muhammad Ali Sufi.

Pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan H.Hasanuddin dipimpin oleh Camat Ingin Jaya
M.Kamil Zuhri, S.Stp, M.Si, Minggu (15/3/2020) malam di Masjid Baitul Izzati Kecamata Ingin Jaya. Turut hadir Bupati Aceh Besar Ir. H. Mawardi Ali, Pimpinan Dayah Ulee Titi Abu H Athaillah bin Ishak Al Amiry, Muspika Kecataman Ingin Jaya, tokoh masyarakat ingin jaya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Aceh Besar menyampaikan, Mukim memiliki peran sentral di dalam masyarakat, sebagai pemuka penyelenggara adat dan perselisihan adat.

"Karena, aturan pemerintahan pemukiman hanya ada di Provinsi Aceh, ini merupakan turunan dari Undang-Undang Pemerintahan Aceh (UUPA)," kata Bupati

Lebih lanjut, ia mengatakan, Imum Mukim harus mampu menyelesaikan sengeketa adat yang terjadi di Gampong.

"Apabila ada permasalahan sengketa di Gampong, seperti perselisihan antar Gampong, perkelahian atau sengketa-sengketa lainnya, Mukim harus bisa menyelesaikan secara adat istiadat yang berlaku, karena adat istiadat bukan hanya tentang pernikahan saja," ujarnya

Sementara itu, Camat Ingin Jaya, menyampaikan, Selamat kepada Imum Mukim baru H. Hasanuddin M.Nur atas pengambilan sumpah serta pelantikan yang baru saja kita saksikan bersama.

"Semoga diberikan kekuatan dalam menjalankan tugas yang mulia ini," katanya

Ia juga berharap, imum mukim harus berada di garda terdepan dalam upaya penegakan syariat islam dan adat istiadat dalam wilayah kemukiman Lamgarot.

"Sesuai dengan Pasal 8 Qanun Aceh no 10 tahun 2008 tentang pemerintahan mukim, seperti pembinaan masyarakat, melaksanakan kegiatan adat istiadat, pelaksanaan syariat Islam dan menyelesaikan sengketa," ujarnya

Media Center Aceh Besar