Selamat Datang Di Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Aceh Besar

Wamen ATR/BPN bersilaturahmi dengan Petani dan Peternak Aceh Besar.

Kategori : Pemerintahan Minggu, 07 Februari 2021 - Oleh mc

Aceh Besar, Media Center--Bupati Aceh Besar Ir.H. Mawardi Ali dampingi Wakil Menteri ATR/BPN, Surya Tjandra, S.H, LL.M, bersilaturahmi dengan Petani dan Peternak Aceh besar di Kebun Kurma Barbate, Krueng Raya Aceh Besar, 7 Feb 2021.

Kegiatan silaturahmi bersama Wamen ATR/BPN ini sebagai langkah dan perhatian dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam

Bupati Aceh besar dalam kesempatan ini menyampaikan daerah kawasan HTI ini masuk seluas 87 Ribu Hektare di seluruh wilayah Aceh Besar.

Sebelumnya Aceh besar telah berhasil merubah lokasi kebun yang di gunakan untuk menanam ganja sudah berubah fungsi untuk menanam jagung.

Dengan kehadiran Wamen hari ini dapat menjadi spirit dan semangat masyarakat petani dan peternak Aceh besar dan semoga bisa dapat segera di sertifikasi, Ujar Mawardi Ali.

Pemerintah Kabupaten Aceh besar juga siap untuk berbicara lebih lanjut tentang pemanfaatan dan tata ruang lahan HTI ini.

Merubah secara langsung kawasan ini menjadi kawasan ekonomi dan pertanian Aceh besar.

Kawasan Hutan industri, Selama ini sudah ditelantarkan dan dirubah menjadi kawasan hutan konvensi dan kawasan hutan industri dan menjadi kawasan lahan pertanian masyarakat.

Sementara itu Wakil Menteri ATR/BPN, Surya Tjandra, S,H, LL.M dalam sambutan beliau menyampaikan Presiden menginginkan agar tidak ada lahan yang mengangur dan dapat dimanfaatkan untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Tugas dan fungsi sesuai UU agraria
Peruntukan sesuai dengan kebutuhan sekarang dan masa depan, penggunaan pemeliharaan, dan penyediaan, jelas Surya Tjandra.

Permasalahan HGU PT. ANI Saat ini saya belum bisa memberikan solusi, namun akan kita koordinasikan dan akan hadir untuk Mencatat, mencari dan menyampaikan kepada menteri dan gugus tugas lainnya yang terkait, ujar Surya Tjandra.

Kementrian Agraria dan BPN juga memiliki target untuk dapat menyelesaikan permasalahan agraria pada batas akhir 2021 ini termasuk akan menyelesaikan kasus agraria di Aceh Besar.

Ustadz M. Hasyim Usman sebagai wakil dari masyarat yang juga sebagai kepala Duek Pakat Mukim menyampaikan aspirasi dan harapan masyarakat Aceh besar sesuai dengan apa yg di canangkan oleh presiden RI untuk dapat di upayakan lahan HTI yg ada di Aceh besar ini berkenan di kembalikan kepada masyarakat Aceh Besar.

Atas nama petani ternak dan kebun mengharapkan kepada wakil menteri ATR/BPN untuk membantu mengembalikan TAnah ini kepada masyarakat, ujar M. Hasyim.

Sebelumnya, Juanda Jamal yang juga merupakan anggota DPRK Aceh Besar dalam silaturahmi ini juga menyampaikan bahwa keberadaan Kawasan HTI ini mencakup 9 kecamatan di wilayah kabupaten Aceh Besar ujar, Juanda Jamal.

Juanda Jamal juga mengharapkan adanya evaluasi dan redesign kawasan ini HTI ini untuk kawasan ekonomi dan pertanian masyarakat.